Resep Pindang Nyamleng Wonogiri

Istilah "nyamleng" ? Dalam bahasa Jawa, itu artinya rasa yang bikin lidah bergoyang dan nagih terus! Nah, itulah nama yang pas banget buat satu kuliner legendaris dari Wonogiri— Pindang Nyamleng .

Jadi gini. Di Wonogiri, ada satu hidangan yang bikin orang rela nempuh perjalanan jauh, antre di pinggir jalan kampung, dan rebutan sebelum jam 5 sore. Bukan martabak atau sate, tapi Pindang Nyamleng: jeroan dan kikil sapi/kambing berkuah rempah yang teksturnya LENGKET kayak bubur jenang!

Beda total sama pindang ikan yang kita kenal, Moms! Ini bukan kuah bening atau kecap. Ini pindang yang dicampur gaplek (tepung singkong kering) sampe kuahnya kental dan lengket. Hasilnya? Gurih, rempah, dan bikin nagih!

Yang lebih keren, makanan ini cuma bisa ditemuin di dapur rumah seorang nenek bernama Mbok Sinem , yang udah setia masak dari tahun 1988 pake kayu bakar dan daun jati!

Nah, Moms, makanan ini bukan dari restoran bintang lima atau hasil riset food blogger. Ini lahir dari dapur sederhana seorang nenek yang gak pernah kepikiran buat ekspansi atau buka cabang.

Reynur RM Logo
Ditulis Oleh

Reynur RM

Penjelajah rasa & fotografer lapangan untuk Dapur Tanya Rei, sekaligus penulis, Software Engineer, Desainer Grafis dan Musician.

💬 Komentar (0)

Memuat komentar...
Link disalin ke clipboard!