Anyang Batumbuak Pariaman: Es Buah Bercabai yang Cuma Muncul Setiap Ramadan

Di tengah derasnya minuman kekinian yang muncul setiap Ramadan—dari es kopi susu sampai boba—Kota Pariaman masih menyimpan satu warisan kuliner yang uniknya keterlaluan . Namanya Anyang Batumbuak .

Sekilas, ini seperti es buah biasa. Potongan pisang, nenas, jeruk besar, dan buah-buahan segar lainnya disiram kuah merah kecokelatan. Tapi tunggu sampai kamu menyeruputnya. Ada sensasi pedas yang menyusup di antara manis dan asamnya. Iya, ini es buah yang pakai cabai !

Rasanya? Manis, asam, pedas, segar—semuanya bertumpuk dalam satu tegukan. Orang Pariaman bilang ini minuman penambah energi setelah seharian puasa .

Di Kota Pariaman, nama Asmarina —atau yang akrab disapa Manih —adalah nama yang identik dengan Anyang Batumbuak. Beliau sudah berjualan minuman ini sejak tahun 1984 , saat Pasar Pariaman masih berlokasi di dekat stasiun kereta api .

Tapi menariknya, Manih bukan pencipta aslinya. Beliau mengaku bahwa buyutnya sudah lebih dulu membuat dan menjual minuman ini. Jadi resep Anyang Batumbuak adalah warisan turun-temurun keluarga besar yang sudah berusia puluhan tahun, mungkin lebih .

Reynur RM Logo
Ditulis Oleh

Reynur RM

Penjelajah rasa & fotografer lapangan untuk Dapur Tanya Rei, sekaligus penulis, Software Engineer, Desainer Grafis dan Musician.

💬 Komentar (0)

Memuat komentar...
Link disalin ke clipboard!